Buku-buku fantasi yang kurang Populer tapi Tidak Kalah Bagus


Kalau kita bicara soal buku populer yang terbayang di benak adalah Harry Potter, Lord of The Ring, The Mortal Instrument, Percy Jackson, The Hunger Games, dan sebagainya. Padahal, di sini sudah terbit beberapa buku yang terpaksa tidak dilanjutkan serialnya karena kurang mendapat perhatian pembaca. Penfi ingin mengingatkan kembali beberapa buku yang sesungguhnya layak dipopulerkan.

1. The Farseer Trilogy by Robin Hobb

Terbit cuma satu buku di sini sebelum penerbitnya gulung tikar, tapi buku ini sangat layak dibaca jika kalian menyukai kisah fantasi yang serius. Tokohnya bernama Fitz Chivalry yang merupakan anak haram dari seorang Pangeran dengan seorang pelayan. Tapi sang Pangeran tidak mau mengakui anak tersebut. Meskipun demikian darah bangsawan tetaplah mengalir dalam tubuh Fitz sehingga pamannya, yang juga seorang Pangeran, mau menampungnya. Fitz kemudian dilatih menjadi mata-mata dan pembunuh rahasia bagi kerajaan.

Ini adalah cover buku versi Penerbit Matahati: 
  

2. Lumatere Chronicles by Melina Marchetta

Sejak kerajaannya runtuh karena kudeta dan genosida, Finnikin terusir keluar. Bersama dengan pengawalnya, dia bertekad mencari pewaris kerajaan yang berhasil hidup pada saat kudeta dan hilang. Dia bertemu dengan Evanjalin, seorang gadis muda yang bisa menemukan kembali sang putra mahkota. Tapi Evanjalin menyimpan rahasia. Karena hasil penjualan yang buruk, buku ini hanya terbit satu saja di sini. Meskipun seharusnya buku ini mendapat perhatian lebih jika kalian menyukai kisah Young Adult. Kisah roman dalam buku ini terasa nyata dan masuk akal, bukan yang terburu-buru dan membara. Buku ini juga memiliki konflik politik yang serius dengan bumbu-bumbu fantasi misterius. 

Ufuk Publishing menerbitkannya dengan cover ini:
  

3. The Last Apprentice / Wardstone Chronicles by Joseph Delaney

Di sebuah kota kecil yang tidak disebutkan di mana persisnya, ada seorang anak yang dikirim orangtuanya untuk belajar menangkap makhluk-makhluk kegelapan. Di tempat itu dan pada masa itu, sihir dan makhluk-makhluk mimpi buruk masih ada, tapi sudah sedikit orang yang bekerja untuk mengatasi mereka. Orang semacam itu disebut Spook. Thomas disebut-sebut akan menjadi Spook terakhir. Bersama gurunya, Thomas diajarkan cara-cara mengenali penyihir dan menangkap makhluk terburuk dari semuanya. Di sini hanya terbit 4 buku dan meski serialnya cukup panjang, buku ini cukup populer di luar sana hingga diadaptasi menjadi film dengan judul The Seventh Son

Penerbit Matahati menerbitkan bukunya dengan cover seperti ini:
  

4. Ranger's Apprentice Series by John Flannagan

Will masih berumur 15 tahun sewaktu terpilih untuk berlatih menjadi anggota Ranger. Ranger adalah pasukan elit kerajaan yang disegani dan ditakuti karena mampu bergerak bak bayang-bayang sehingga mengejutkan musuh yang akan menyerang. Suasana dalam buku ini lebih ringan dan segar dibandingkan Spook Apprentice yang gelap dan berkabut. Serialnya juga cukup banyak tapi jika kalian menyukai kisah petualangan dan strategi-strategi perang ala ninja, buku ini cocok dan pantas menempati rak buku kalian.

Buku ini juga diterbitkan Penerbit Matahati meski hanya 3 buku:
 

5. The Broken Empire Trilogy by Mark Lawrence


Nama Mark Lawrence memang tidak begitu dikenal jika dibandingkan dengan Neil Gaiman atau J.K. Rowling, tapi dia sukses menerbitkan trilogi The Broken Empire yang unik ini. Sesuai dengan judul buku pertama, Pangeran Penuh Duri, mengisahkan seorang remaja keturunan bangsawan yang harus hidup sebagai preman karena keluarganya dibunuh. Pada usianya yang masih muda, kemampuannya memimpin menjadikannya ketua geng kriminal yang pekerjaannya adalah merampok, membunuh, dan memperkosa. Latar belakang cerita dibuat dengan detil-detil abad pertengahan, namun di akhir kisah kalian akan menemukan sisa-sisa peradaban modern. Terdapat sedikit percikan sihir misterius yang baru akan diketahui pada buku selanjutnya.

Buku ini hanya diterbitkan 1 saja oleh Ufuk Publishing: 

6. The Chronicle of Kazam by Jasper Fforde

Dunia dalam serial ini berada dalam semesta alternatif, ketika sihir masih ada walau sepertinya melemah. Di Inggris Tidak Raya, Jennifer Strange yang merupakan anak berumur 15 tahun harus menjadi sekretaris sementara yang mengurus agensi penyihir Kazam. Masalah mereka bermula dari ramalan yang menyebar di seluruh kerajaan bahwa Jennifer akan membunuh satu-satunya naga yang tersisa di wilayah tersebut. Diceritakan dengan sarkasme ringan dan parodi-parodi dari beberapa novel fantasi, serial ini sebenarnya sangat menarik, lucu, dan juga serius ketika membahas masalah politik dan ekonominya. Karena itulah buku ini ditujukan untuk dewasa. Sayangnya di sini hanya diterbitkan 1 buku saja. Di luar sana pun, buku keempatnya belum terbit dan judul di atas masih sementara.

Mizan Publishing menerbitkan buku dengan cover berikut: 


7. Skulduggery Pleasant Series by Derek Landy

Ketika paman Stephanie meninggal dunia, dan memberikan warisannya untuk Steph, di situlah masalah bermula. Benda yang ditinggalkan pamannya ternyata merupakan senjata berbahaya yang diinginkan oleh penjahat untuk menguasai dunia. Steph baru menyadari bahwa dunia sihir itu ada, dan dia bertemu Skulduggery, seorang detektif supernatural yang tubuhnya hanya berupa tulang-belulang. Mereka berdua kemudian memasuki serangkaian kejar-kejaran dan bahaya yang mengancam jiwa, padahal Steph masih 12 tahun. Buku ini sangat cocok untuk kalian yang menyukai aksi bertempo cepat dan kalimat-kalimat sarkasme yang menghibur. Sayangnya, dari 10 buku, hanya 3 yang diterbitkan di sini. Buku ke-10 baru saja terbit Juni lalu di luar sana.

Gramedia Pustaka Utama menerbitkan buku ini dengan cover:


8. Song of the Lioness by Tamora Pierce

Tamora Pierce merupakan penulis fantasi yang terkenal di luar sana. Novel-novelnya selalu mengangkat pahlawan wanita yang kuat dan tegar sehingga dirinya didapuk sebagai penulis feminis. Kwartet ini mengawali serangkaian novel kwartet lain yang berlatar belakang kerajaan Tortall. Dari serial Song of the Lioness hanya terbit Alanna: The First Adventure saja di sini oleh Ufuk Publishing. Sekuelnya The Wild Magic yang berupa kwartet juga diterbitkan oleh Elexmedia Komputindo. Song of the Lioness menceritakan perjalanan Alanna yang berasal dari wilayah miskin hingga menjadi prajurit kerajaan karena kemampuan bertarungnya yang seperti singa sangat disegani. Novel ini layak mendapat tempat di jajaran novel populer lainnya.

Ini cover versi Ufuk Publishing:


9. The Mirrorworld / The Reckless Series by Cornelia Funke

Jacob Reckless mengetahui ada dunia di balik cermin dan dirinya sering masuk ke dalam dunia tersebut untuk bermain. Jacob juga berteman dengan seekor pengubah bentuk. Tapi semua berubah ketika Will, adik Jacob ikut masuk ke dalam dunia cermin dan menderita sebuah kutukan yang menyebabkan kulitnya berubah jadi batu. Will juga menjadi kejam. Jacob kini harus menyelamatkan adiknya di dunia penuh kecurangan dan kelicikan. Serial ini hanya terbit 1 di sini dan belum ada kabar kapan akan dilanjutkan walaupun sudah ada rumor menyatakan akan dilanjutkan. Awalnya diterbitkan dengan judul Reckless dan Fearless untuk buku ke-1 dan ke-2, tapi Cornelia Funke menerbitkan ulang dengan judul dan cover baru di perusahaan indie miliknya sendiri: Breathing-Books. Serial ini rencananya akan terbit 5 buku, buku ke-4 dan ke-5 belum terbit di luar sana. Kalau kalian belum tahu, Cornelia Funke terkenal lewat karyanya Inkheart Trilogy yang sudah diadaptasi ke layar lebar.

Gramedia Pustaka Utama menerbitkan buku dengan cover:



Nah, begitu deh, buku-buku di atas hanya sebagian kecil saja dari yang sudah diterjemahkan tapi gagal menarik perhatian. Semoga daftar ini bisa membantu. Mungkin kalian pun punya rekomendasi sendiri? Silahkan tulis komentar kalian yaa ^^

Komentar