Rabu, 17 Januari 2018

[PNFI Awards] Pemenang 2017



Setelah melalui dua sesi pemilihan, akhirnya kita mendapatkan pemenang PNFI Readers' Choice Awards 2017. Ada seri yang masih bertahan dalam satu kategori. Ada buku yang memenangkan dua kategori sekaligus. Mari kita intip siapa saja pemenang PNFI Awards tahun ini!

-O-O-O-

BEST FANTASY FICTION: The Trials of Apollo #1 (The Hidden Oracle) - Rick Riordan

BEST FANTASY ROMANCE: An Ember in the Ashes #1 (An Ember in the Ashes) - Sabaa Tahir

BEST PARANORMAL & SUPERNATURAL FICTION: Lockwood & Co. #4 (The Creeping Shadow) - Jonathan Stroud

BEST SCIENCE FICTION: The Illuminae Files #1 (Illuminae) - Amie Kaufman & Jay Kristoff

BEST DYSTOPIAN FICTION: The Illuminae Files #1 (Illuminae) - Amie Kaufman & Jay Kristoff

BEST INDONESIA FANTASY FICTION:  The Darkest Ray - Sanaz Nadya & Andhyrama

COVER OF THE YEAR - INDONESIA FANTASY FICTION: The Darkest Ray - Sanaz Nadya & Andhyrama

COVER OF THE YEAR: The Young Elites #3 (The Midnight Star) - Marie Lu

FAVORITE SELF-PUBLISHED BOOK: Elang Merah (Everna Saga) - Andry Chang

FAVORITE BOOK ADAPTATION MOVIE: Beauty and the Beast

FAVORITE BOOK CONTRIBUTOR: Listiana Srisanti (Almh)

AUTHOR OF THE YEAR: Stephen King

BOOK(S) OF THE YEAR: The Dark Tower Series

-O-O-O-

Adakah pilihan kalian di dalam daftar pemenang? Buku-buku di atas bisa menjadi tambahan pilihan kalian ketika belanja di toko buku, loh! Jangan berhenti membaca dan jangan berhenti menantang diri dengan bacaan baru. Kita akan menemukan dunia yang berbeda di tiap buku. Nah, kata Author of the Year 2017 kita, Stephen King: "Books are uniquely portable magic." Yuhu ~

Senin, 15 Januari 2018

[Author of the Month] Pierce Brown



Nama Pierce Brown mungkin sudah tidak asing. Coba diingat-ingat, buku apa yang ditulis penulis ini? Jawabannya, trilogi Red Rising. Buku ini masih tergolong baru diterbitkan di Indonesia dan banyak yang suka, loh! Versi terjemahan diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama. Mau tau lebih banyak tentang buku Red Rising? PNFI juga mengulasnya di Booklicious January, loh! Yuk, intip ke sana juga.

Trilogi Red Rising sendiri sudah tamat di Amerika sana. Buku kedua berjudul Golden Son dan buku ketiga berjudul Morning Star. Red Rising versi Indonesia sudah terbit sampai buku ke dua, nih. Sudah baca belum?

Sampul Depan Red Rising Versi Indonesia

Sampul Depan Golden Son Versi Indonesia

Sampul Depan Trilogi Red Rising Versi Amerika Serikat

Pierce Brown lahir di Denver, Colorado, Amerika Serikat pada 28 Januari 1988. Dia adalah lulusan jurusan ilmu politik dan ekonomi di Universitas Pepperdine pada tahun 2010. Betul, tidak salah, dia mengambil dua jurusan sekaligus. Ayahnya, Guy Brown adalah mantan bankir lokal, sedangkan ibunya, Colleen Brown adalah Direktur Utama dan CEO Fisher Communications dan Ketua Dewan Direksi American Apparel.

Pierce Brown menghabiskan masa kecil dengan membaca. Sejak umur 18, Pierce Brown sudah mulai menulis. Bahkan di samping kesibukan kerja setelah lulus kuliah, dia tetap menulis. Seperti semua penulis, dia berharap karyanya dapat diterbitkan dan diakui orang lain. Tapi, kejadian yang tidak menyenangkan tetap dialami. Enam novel pertamanya ditolak mentah-mentah oleh sekitar 120 agen dan penerbit.

Pierce Brown pernah ditolak sekitar 120 agen dan penerbit

Suatu hari, dia mendaki gunung bersama teman-temannya di Cascade Range. Saat semakin tinggi yang berarti pendakian semakin susah, dia mengkhayal bagaimana bila gravitasi menjadi lemah sehingga memudahkan pendakian. Dari sana dia terinspirasi membuat cerita dengan latar di Mars yang memiliki gravitasi sekitar 1/3 dari gravitasi Bumi. Dalam menciptakan dunia Red Rising, dia bukan hanya mengandalkan pengetahuan yang diperoleh di dunia akademis, namun juga memadukannya dengan pengalaman pribadi yang akhirnya membentuk perspektif struktur sosial dari pandangan orang ketiga. Semua itu dipakai untuk membentuk dunia Red Rising yang senyata dunia yang kita huni saat ini.

Apakah kalian tahu, draft pertama Red Rising hanya ditulis dalam dua bulan? Pekerjaan sisa hanyalah memoles sedikit supaya lebih enak dinikmati. Wow! 

Pierce Brown mengerjakan draft pertama Red Rising dalam dua bulan

Sejak dirilis 2014 di Amerika Serikat, Red Rising mendapat sambutan yang positif dari para pembaca. Bahkan pada Februari 2014, Universal Pictures sudah membeli hak adaptasi film untuk Red Rising dengan Marc Forster ditetapkan sebagai sutradara dan skenario film ditulis langsung oleh Pierce Brown. Kalau begitu, Pierce Brown sibuk sekali, dong. Betul, tapi dia tetap memberi para pembaca sebuah kejutan. 

Di sela-sela kesibukan, Pierce Brown berniat menambah trilogi baru untuk dunia Red Rising. Sebuah sekuel sudah ditentukan untuk trilogi Red Rising. Buku pertama dari trilogi baru ini, Iron Gold dirilis Januari 2018.

Sampul Depan Iron Gold Versi Amerika Serikat

Nah, inilah seputar informasi tentang Pierce Brown. Kalau Pierce Brown menyerah setelah ditolak sekian banyak agen, kita tidak bakal dapat menikmati seri yang satu ini. Memang betul ya, kalau mau jadi penulis harus berani ditolak, hehehe. Sampai jumpa di AUTHOR OF THE MONTH bulan depan!

[Booklicious] The Cosmic Fair!


Di tahun baru ini, BOOKLICIOUS juga hadir dengan tampilan baru (walau memang tak jauh-jauh amat dari tampilan sebelumnya, sih). Beberapa waktu ini, buku dengan tema luar angkasa kembali populer. Dari Ender's Game yang klasik sampai fantasi dewasa muda (young adult) yang lagi populer, semua ada di sini. Eits, tapi tentu saja hanya yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia yang kami rangkum. Nah, mari kita intip beberapa buku rekomendasi yang sudah menarik hati para Penfi ini! Mungkin buku-buku berikut bisa kalian coba baca dan buktikan sendiri pesonanya.


-o-o-o-

1. Ender's Game (Ender Saga #1)


Sampul Depan Ender's Game Versi Indonesia

Judul: Ender's Game
Penulis: Orson Scott Card
Penerjemah: Kartika Wijayanti
Penyunting: Nunung Wiyati
Penerbit: Bentang Pustaka - Oktober 2013
ISBN: 9789794337479

Bumi tak lagi aman. Bugger, makhluk mirip belalang dari planet misterius, menyerang. Kedua ras itu bertempur saling memusnahkan. Keselamatan Bumi ada di tangan Ender. Ender, si anak bawang dalam keluarga, tak menyangka mendapat tugas penting untuk menyelamatkan bumi. Kekuatan dan kecerdasannya sangat berperan di dalamnya. Akan tetapi, permasalahannya tak sekadar ada pada Bugger atau bahaya yang mengancam Ender. Beberapa pemimpin ambisius mulai memperebutkannya, termasuk, Peter, kakak sulungnya. Dengan kecerdasannya, ambisi Peter untuk menguasai dunia begitu mengerikan. Bagaimana Ender menyelesaikan masalah ini?


Ender's Game adalah bagian dari sebuah seri fiksi ilmiah paling berpengaruh di era 1980-an. Ender's Game sendiri judul seri sekaligus judul buku pertama dari total lima buku. Tapi, Ender's Game juga bagian kecil dari seri yang lebih besar dengan judul yang sama atau dikenal juga dengan Enderverse. Bingung? Ribet? Ya, Penfi juga pusing mau jelaskan detailnya, hehehe. Pokoknya, Enderverse merupakan fiksi ilmiah yang sangat kompleks dengan kronologi dari perpaduan novel, cerita pendek, dan komik.


Sesuai namanya, Enderverse, kisah ini berputar di dunia Andrew 'Ender' Wiggin, anak ketiga dari tiga bersaudara. Ia sendiri adalah aib keluarga, karena peraturan pemerintah hanya menetapkan satu keluarga memiliki dua anak. Dia dibawa oleh petugas militer saat berusia enam tahun untuk dilatih menjadi tentara. Dia dipersiapkan untuk melawan makhluk asing bernama Bugger yang menginvasi Bumi. Apakah Ender berhasil melawan para Buggers? Jawabannya hanya bisa ditemui di akhir cerita, hehehe. Pokoknya tidak bakal menyesal deh, yang ada malah ketagihan.


Oh ya, sebuah film adaptasi dari buku yang sama sudah dibuat tahun 2013. Film ini menampilkan Asa Butterfield sebagai Ender. Coba dulu deh nonton film Ender's Game sebelum baca bukunya. Mungkin setelah nonton akan lebih gampang mencerna novelnya.



Poster Film Ender's Game


2. Illuminae (The Illuminae Files #1)



Sampul Depan Illuminae Versi Indonesia

Judul: Illuminae
Penulis: Amie Kaufman & Jay Kristoff
Penerjemah: Brigida Ruri
Penyunting: Mery Riansyah
Penerbit: Spring - November 2017
ISBN: 9786026682093

Perang. 
Pesawat tempur ruang angkasa. 
Komputer kecerdasan buatan yang gila.
Wabah mematikan.

Padahal, Kady baru saja memutuskan Ezra secara sepihak tadi pagi. Berpisah dengan pemuda itu tampaknya bukan hal yang paling berat dalam hidupnya, karena siangnya, planet tempat tinggalnya diinvasi....


Apa kesan pertama melihat buku ini? Buku yang terkesan futuristik, bukan? Latar tempatnya saja tahun 2575. Wow! The Illuminae Files adalah trilogi yang masing-masing buku berjudul Illuminae, Gemina, dan Obsidio. Buku terakhir, Obsidio akan terbit Maret 2018 di Amerika Serikat.


Banyak pembaca yang mengaku, ternyata buku ini bagus sekali dan sangat unik. Karena pembaca tidak disuguhkan oleh kisah dengan penyampaian yang sama dengan novel lainnya. Sang penulis mengajak kita mengikuti alur cerita melalui transkrip tertulis, anomali tipografi bahkan grafis. Kita seolah diajak ikut berperan di dalam kisah Illuminae ini.  


Buku ini berkisah tentang planet tempat tinggal Kady dan Ezra (dua sejoli yang baru putus hubungan) yang diserang oleh pesawat musuh, Lincoln. Mereka harus segera evakuasi, namun tanpa sengaja malah terpisah. Usut punya usut, ternyata ada yang tidak beres. Kady memerlukan bantuan Ezra untuk mendapatkan jawaban dari semua kejanggalan.


Omong-omong, buku ini akan difilmkan, loh! Plan B Entertainment milik aktor Brad Pitt akan mengangkat Illuminae ke layar lebar. Mari kita tunggu!



3. Carve the Mark (Carve the Mark #1)



Sampul Depan Carve the Mark Versi Indonesia

Judul: Carve the Mark
Penulis: Veronica Roth
Penerjemah: Maria Lubis
Penyunting: Dyah Agustine
Penerbit: Mizan Fantasi - Maret 2017
ISBN: 9786026109903

Takdir memang tidak adil bagi sebagian orang, termasuk bagi Akos dan Cyra. Saat semua orang mendapatkan kekuatan karena berkah-Arus yang menguntungkan, berkah-Arus Akos dan Cyra malah membuat mereka dikendalikan orang lain. Di dunia tempat Arus adalah segalanya, takdir kedua muda-mudi itu berkelindan demi memenuhi kepentingan jahat orang lain. Cyra, bisa memberi kesakitan luar biasa melalui sentuhan. Sang tiran, abang kandungnya, malah memanfaatkan Cyra untuk menyiksa musuh-musuhnya. Sementara Akos yang kebal terhadap rasa sakit, dimanfaatkan untuk menjadi penjaga Cyra agar gadis itu tidak kabur dan berkhianat.

Akos, yang menjadi tawanan sang tiran terpaksa menjadi penjaga Cyra, dalam usaha untuk melarikan diri dan menyelamatkan keluarganya yang tersisa. Sulit rasanya mengabaikan permusuhan di antara mereka, tapi Akos dan Cyra harus memutuskan apakah mereka akan saling membantu agar bisa bertahan hidup, atau saling membunuh. Dapatkah mereka berdua kembali memegang kendali atas Arus, takdir, dan kehidupan mereka sendiri, serta mengembalikan keseimbangan kekuasaan di galaksi?


Di Carve the Mark, kita akan mengikuti kisah Akos dan Cyra yang tinggal di sistem bintang dengan sembilan planet. Salah satu hal yang unik dari buku ini adalah berkah-Arus. Apa itu berkah-Arus? Coba baca bukunya, deh. Nah, ternyata Akos dan Cyra ini memiliki berkah-Arus yang saling mengikat. Karena berkah-Arus Akos ini mampu menyerap berkah-Arus orang lain ketika Akos menyentuh mereka. Sementara Cyra memiliki berkah arus yang justru menyakiti dirinya jika tidak disalurkan ke orang lain, jadi mau tak mau harus disalurkan ke orang lain. Bisa dibayangkan dong bagaimana hubungan mereka berdua untuk saling membantu nanti. Apakah bakal banyak adegan romantis? Baca, yuk!

Seri ini tak panjang, kok! Hanya dwilogi, terdiri dari Carve the Mark dan The Fates Divide. The Fates Divide versi Amerika Serikat sendiri baru akan terbit April 2018 mendatang. Semoga terjemahannya cepat susul, ya.


4. Across the Universe (Across the Universe #1)


Sampul Depan Across the Universe Versi Indonesia

Judul: Across the Universe
Penulis: Beth Revis
Penerjemah: Barokah Ruziati
Penyunting: Ariyanti E. Tarman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama - Januari 2015
ISBN: 9786020311876

Amy adalah remaja yang dibekukan secara kriogenik di dalam pesawat angkasa luar Godspeed. Dia dan kedua orangtuanya akan menuju planet baru, Bumi-Centauri, tiga ratus tahun di masa depan. Tetapi 50 tahun sebelum Godspeed dijadwalkan mendarat, ruang krio 42 dibuka secara misterius, dan Amy terbangun dari tidur bekunya.

Seseorang mencoba membunuhnya.

Kini Amy terjebak di dalam pesawat itu. Seluruh penumpang Godspeed yang berjumlah 2.312 orang dikendalikan oleh Eldest, pemimpin yang otoriter dan menakutkan. Tetapi ada Elder, remaja pemberontak yang akan menjadi penerus Eldest. Elder terpesona pada Amy, sekaligus ingin membuktikan dirinya sanggup menjadi pemimpin.

Amy sangat ingin memercayai Elder. Tapi bisakah dia menaruh keyakinan pada anak lelaki ini, yang tidak pernah tahu kehidupan di luar dinding-dinding kapal yang dingin? Amy hanya tahu dia dan Elder harus segera mengungkap rahasia-rahasia Godspeed sebelum orang yang telah membangunkannya mencoba membunuhnya lagi.


Apa ada seri yang sudah tamat, jadi tidak perlu tunggu-tunggu lagi? Ada. Seri itu adalah Across the Universe, sebuah trilogi. Buku-bukunya berjudul Across the Universe, A Million Suns, dan Shades of Earth.

Seseorang mencoba membunuh Amy. Mengapa? Apakah dia sebegitu penting sampai diincar? Banyak loh yang mengaku tak sangka dengan twist-nya. Buktikan sendiri, yuk. Dijamin penasaran dan baca tanpa henti sampai buku ketiga. 





5. Red Rising (Red Rising #1)


Sampul Depan Red Rising Versi Indonesia

Judul: Red Rising
Penulis: Pierce Brown
Penerjemah: Shandy Tan
Penyunting: Nadya Andwiani & Iingliana
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama - Februari 2017
ISBN: 9786020332222

Patahkan belenggunya. Hiduplah untuk tujuan yang lebih berarti.

Bumi sudah sekarat. Darrow seorang Merah, penambang di bawah permukaan Mars. Misinya adalah mengumpulkan elemen-elemen berharga yang kelak akan dimanfaatkan untuk menjinakkan permukaan Mars dan memungkinkan manusia hidup di sana. Kaum Merah adalah harapan terakhir umat manusia.

Itulah yang mereka yakini, sampai Darrow menyadari semua itu kebohongan besar. Mars sudah layak huni—dan sudah dihuni—selama ratusan tahun, oleh orang-orang yang menyebut diri mereka kaum Emas. Mereka adalah golongan yang menganggap Darrow dan kaumnya hanyalah budak remeh yang bisa dieksploitasi dan disingkirkan tanpa ragu.


Ini dia seri yang sedang naik daun. Dari tiga buku, dua sudah diterjemahkan, yaitu Red Rising dan Golden Son. Buku ketiga, Morning Star pun segera menyusul. Bagi yang tidka rela trilogi Red Rising tamat begitu saja, harap tenang. Trilogi Red Rising bersekuel. loh! Judul trilogi baru sekaligus judul buku pertama ini adalah Iron Gold yang akan terbit Januari 2018 di Amerika Serikat.

Sejak pertama kali diterbitkan, Red Rising mendapat banyak ulasan positif dan seketika populer di Amerika. Hak adaptasi film juga sudah dibeli Universal Pictures. Mari kita tunggu filmnya rilis sambil baca bukunya dulu, deh.



-o-o-o-

Bagaimana? Apa ada buku yang nyangkut di hati? Apa pendapat kalian terhadap seri-seri di atas? Tinggalkan ulasan singkat kalian di kolom komentar, dong. Atau kasih saran BOOKLICIOUS bulan depan mau diberi tema apa juga boleh. Sampai ketemu di BOOKLICIOUS bulan depan!